Jumat, 20 Oktober 2017

Zidane Hadapi Dilema Setelah Menangi Piala Super

id Real Madrid
Zidane Hadapi Dilema Setelah Menangi Piala Super
Real Madrid (Foto Real Madrid)
Madrid (Antara/Reuters) - Real Madrid mendominasi Manchester United untuk sebagian besar jalannya pertandingan Piala Super UEFA pada Selasa sebelum meraih kemenangan 2-1, yang mengonfirmasi posisi mereka sebagai tim terbaik di Eropa. Kini, pasukan Zinedine Zidane menghadapi dilema.

Real telah memenangi Liga Champions dua kali berturut-turut, mempertahankan trofi itu pada Juni dengan kemenangan atas Juventus. Mereka juga merebut trofi Liga Spanyol, memaksimalkan lini serang saat Zidane mengubah formasi 4-4-2 dari 4-3-3 setelah cedera yang menimpa Gareth Bale.

Masalah Zidane saat ini adalah bertahan dengan formasi 4-4-2 untuk musim baru, atau mengubahnya ke 4-3-3.   

Pada 4-4-2, Isco dipilih untuk menjadi ujung formasi berlian di lini tengah. Ia terhubung dengan sempurna dengan Cristiano Ronaldo, yang kini mengisi peran nomor punggung sembilan setelah bertahun-tahun menjadi pemain sayap kiri.

Formasi itu cocok dengan kekuatan Real, dan Zidane kembali menggunakannya saat melawan Manchester United, meski Ronaldo dibangku cadangkan, sebab ia baru kembali berlatih setelah mendapat tambahan liburan musim panas.

Bale bermain di depan, bersama Karim Benzema, dan ia juga terhubung dengan baik dengan Isco. Pemain sayap Wales itu melepaskan tembakan yang membentur mistar gawang dan kemudian mengkreasikan gol kemenangan Real, memainkan bola satu dua dengan Isco, yang membuat sang pengatur permainan dapat melepaskan tembakan melewati David de Gea.

Ronaldo menyaksikan dari bangku pemain cadangan pada babak kedua, dan Zidane mengakui bahwa sang penyerang telah menemukan kebugarannya dan berpeluang dimainkan sejak awal saat melawan Barcelona di Piala Super Spanyol pada Minggu.

"Ia baru berlatih bersama kami selama tiga hari, namun ia baik-baik saja dan memikirkan tentang pertandingan Minggu," kata Zidane.  

Namun dengan membaiknya penampilan Isco, susunan Bale, Benzema, dan Ronaldo tidak lagi menjadi opsi terbaik Real. Kualitas Isco tidak terbantahkan, dan ia merupakan favorit para penggemar.

"Permainan dan golnya sangat bagus," kata Zidane setelah Piala Super. "Saya sangat senang dengan dia karena ia bertumbuh dan bertumbuh. Ia memiliki jiwa seni,"  tutur Zidane.

Bagaimanapun, Isco memiliki profil terkecil, yang membuatnya paling mudah untuk dibangku cadangkan Zidane. Bale dan Ronaldo merupakan dua rekrutan termahal sepanjang masa, dan baik Zidane maupun presiden klub Florentino Perez menyayangi Benzema.

Mengubah pola menjadi 4-3-3 mungkin membuat para bintangnya senang, namun itu dapat menghadirkan konsekuensi-konsekuensi negatif kepada tim, yang memberi masalah untuk segera dipecahkan Zidane. Ini adalah masalah yang akan disenangi para pelatih lain, namun jelas merupakan masalah serius.

Editor: Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga